Selasa, 20 November 2018 | 07:07 WIB
BKKBN Papua Sosialisasi Program Pengembangan Lini Lapangan di Supiori
Jumat, 9 November 2018 | 00:06 WIB
BKKBN -

Skalanews - BKKBN Provinsi Papua menyelenggarakan Sosialisasi dan Pengembangan Program Lini Lapangan di Kampung KB bersama Mitra Kerja Tahun 2018 di Kampung Maryaidori, Distrik Supiori Selatan, Kabupaten Supiori, Provinsi Papua, Kamis (8/11).

Sosialisasi dan Pengembangan Program Lini Lapangan ini digelar sebagai tindak lanjut pencanangan Kampung KB.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Papua, Sarwandi menjelaskan, program ini bertujuan untuk mempercepat pencapaian target kinerja program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga yang berkualitas. Terutama dalam penguatan kinerja para penyuluh KB atau petugas lapangan KB dalam menjalankan tugasnya.

"PLKB adalah ujung tombak di lapangan. Bila jumlah mereka mencukupi, maka program kependudukan dan KB akan berhasil. Selain itu program ini juga akan mempercepat pencapaian target kenerja program kependudukan, KB, dan pembangunan keluarga," ungkap Sarwandi.

Ia menjelaskan, keberhasilan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tidak terlepas dari dukungan dan peran serta tenaga lini lapangan yang meliputi  penyuluh KB atau petugas lapangan KB yang berstatus PNS maupun Non PNS, para Kader Program serta keluarga-keluarga yang secara konsisten menjadi peserta KB yang dapat dijadikan motivator untuk keluarga lainnya.

Sarwandi menyebutkan pentingnya peran serta masyarakat di desa atau kampung yang yang telah dicanangkan Kampung KB oleh BKKBN untuk mensukseskan Program Kampung KB. Karena itu, saat ini BKKBN fokus meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju Indonesia sejahtera dengan keluarga sebagai sasaran.

"Tujuan program Kampung KB yaitu meningkatkan kualitas hidup keluarga dan mayarakat, mendekatkan pelayan­an Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga ( KKB­PK), tentunya dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan penguatan fungsi keluarga yang dilakukan terintegrasi lintas sektor," ungkapnya.(Deddi Bayu/dbs)