Kamis, 21 Maret 2019 | 02:46 WIB
OJK: Aset Perbankan Sulsel Tembus Rp143,39 Triliun Per Oktober
Rabu, 19 Desember 2018 | 17:07 WIB
-

Skalanews - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) menyebutkan aset perbankan di Sulawesi Selatan per Oktober 2018 telah mencapai Rp143,39 triliun atau tumbuh sebesar 5,6 persen.

"Aset Perbankan di Sulsel hingga Oktober 2018 berada diangka Rp 143,39 triliun.Artinya ada pertumbuhan 5,60 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dibanding Oktober 2017 di angka Rp 135,78 triliun," Kepala OJK Regional 6 Sulampua Zulmi di Makassar, Rabu (19/12).

Ia menjelaskan, total aset perbankan sebanyak Rp 143,39 triliun itu diperoleh dari Bank Umum dengan kontribusi Rp 140,74 triliun dengan share 98,16 persen.

Sementara untuk Bank Perkreditan Rakyat hanya menyumbangkan sebesar Rp 2,64 triliun dengan share 1,84 persen.

Sementara berdasarkan kegiatan bank, kata dia, aset perbankan konvensional Rp135,88 triliun dan aset perbankan syariah Rp7,51 triliun.

Kinerja intermediasi perbankan Sulsel juga dinilai terjaga pada level yang tinggi dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 123,14 persen dan tingkat risiko kredit bermasalah berada di level aman 3,61 persen.

"Industri perbankan syariah terus menunjukkan pertumbuhan aset perbankan syariah mencatatkan pertumbuhan 5,03 persen yoy dengan nominal Rp7,51 triliun, sejalan dengan pertumbuhan aset perbankan konvensional 5,63 persen yoy dengan nominal Rp135,88 triliun,"jelasnya.(ant/dbs)