Sabtu, 23 Maret 2019 | 02:34 WIB
TKD Bantah Pendukung Jokowi Cekal Prabowo-Sandi di Jatim
Sabtu, 23 Februari 2019 | 00:06 WIB
Ketua TKD Jatim, Irjen (purn) Mahfud Arifin - [ist]

Skalanews - Ketua Tim Pemenangan Daerah (TKD) Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin membantah adanya upaya penghadangan terhadap kampanye capres Prabowo Subianto maupun Sandiaga Uno di Jawa Timur.

Ia menjelaskan munculnya aksi massa pendukung pasangan capres - cawapres nomor urut 01, di saat kedatangan Capres - Cawapres no urut 02 di Jatim beberapa waktu lalu merupakan aksi penyambutan biasa. Tidak menghadang, apalagi mencekal.

"Apa yang terjadi di Bulak-Kenjeran beberapa hari lalu adalah bentuk penyambutan, walau berbeda. Sebab, di sana memang basis pendukung Pak Jokowi," katanya di sekretariat TKD Jatim, Jumat (22/2).

Lagipula, lanjut Machfud, tidak ada keributan di acara tersebut. Para peserta aksi juga berada di pinggir jalan dan tetap mempersilakan calon Presiden Prabowo Subianto mengikuti acara.  

"Lihat saja, tidak ada pelarangan. Acara juga masih berlangsung. Mereka manyambut dengan mengatakan mereka pendukung Jokowi," kata mantan Kapolda Jatim ini.

Perlu diketahui, selain kasus Capres Prabowo di kawasan Bulak Kenjeran Surabaya ini, Cawapres Sandiaga Uno juga beberapa waktu lalu disambut dengan bentangan spanduk dukungan Jokowi-KH Ma'ruf Amin saat datang di Tuban dan Bojonegoro.

Akibat aksi ini, Sandi mengklaim bahwa dirinya dicekal di beberapa tempat. Ini seperti disampaikan Sandi saat berkunjung ke Situbondo beberapa hari lalu. (Wahyu/bus)