Selasa, 22 Oktober 2019 | 08:05 WIB
Pemprov Penguatan Bahasa Inggris di Ponpes Se Jatim
Kamis, 14 Maret 2019 | 06:54 WIB
Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Dubes Moazzam Malik - [ist]

Skalanews - Dalam upaya penguatan pendidikan khususnya bahasa Inggris di lingkungan pondok pesantren di Jatim, Pemprov Jatim gandeng negara Inggris untuk kerja sama pendidikan bahasa Inggris.

Dikatakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bahwa pihaknya akan kerja sama pelatihan Bahasa Inggris pada sekolah perawat berbasis pondok pesantren. Ini sejalan dengan program yang digagas Kedubes Inggris, English for Indonesia.

"Saya ingin pelatihan dan pembiasaan Bahasa Inggris diberikan pada sekolah perawat yang berbasis pesantren. Sekolah perawat yang ada di lingkungan pesantren akan semakin meningkatkan skillnya," katanya saat menerima dubes Inggris di Grahadi Surabaya, Rabu (13/).

Untuk keperawatan, Khofifah menambahkan Pondok Pesantren Darul Ulum yang support, karena memiliki sekolah keperawatan.

Sementara itu, Dubes Inggris Moazzam Malik mengatakan, Pemerintah Inggris telah melakukan kerja sama bidang pendidikan ke beberapa perguruan tinggi seperti ITS, UK Petra. Ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas SDM dan pendidikan.

Lebih lanjut, Pemerintah Inggris melalui Kedubes Inggris sangat berminat untuk bekerja sama dengan Pemprov Jatim dan mendukung program Gubernur Khofifah.

"Pemerintah Inggris akan membantu khususnya di bidang pendidikan. Ada rencana membuat kerja sama untuk vocational training khususnya bidang kemaritiman, aviasi, dan keterampilan industri seperti welding," ujarnya.

Selain itu, pihaknya akan terus mengkampanyekan program English for Indonesia di Jatim melalui British Council. Karena Bahasa Inggris menjadi salah satu keperluan untuk meningkatkan daya saing Indonesia. Khususnya Jatim, akan ditawarkan materi-materi melalui situs web yang bisa diakses para guru dan murid. (Wahyu/bus)