Jumat, 18 Oktober 2019 | 10:45 WIB
Pemprov Jatim dan Bukalapak Intervensi Daerah Ekonomi Rendah
Rabu, 20 Maret 2019 | 06:11 WIB
Khofifah Indar Parawansa akan intervensi daerah perekonomian rendah bersama Bukalapak - [ist]

Skalanews - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan Pemprov bersama Bukalapak akan melakukan intervensi di beberapa daerah di Jatim yang memiliki potensi perekonomian rendah.

Daerah-daerah tersebut antara lain, Malang wilayah selatan, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso, Bangkalan, Sampang dan Lamongan. Intervensi yang dilakukan adalah dengan melakukan riset.

"Banyak pihak yang akan dilibatkan diantaranya kementerian, duta besar, OPD dan tentunya Bukalapak untuk lebih komperhensif berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut," kata Khofifah di Surabaya, Selasa (19/3).

Khofifah mencontohkan, di Dompu kemiskinannya sebesar 21 persen, namun saat ini menjadi 10 persen. Penurunan kemiskinan tersebut dilakukan selama empat tahun yaitu melalui penanaman jagung atau jagungisasi. Pemerintah di sana melihat potensi nilai jual jagung lebih memberikan nilai tambah bagi masyarakat dibandingkan menanam padi.

"Hal tersebut merupakan hasil riset yang dilakukan pemerintah di sana dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.

Oleh sebab itu, kata mantan Mensos ini Pemprov Jatim juga harus melakukan riset yang sama, misalnya harus dipetakan lahan di Jatim yang berada pada titik jenuh untuk ditanami padi. Apabila sudah dipetakan, lahan-lahan tersebut harus diberikan pupuk secara berlipat, yang kemudian bisa dilakukan konversi tanaman jagung.

"Hal semacam itu, menjadi salah satu upaya meningkatkan nilai tambah petani," pungkasnya. (Wahyu/bus)