Senin, 20 Mei 2019 | 06:22 WIB
Soekarwo Sebut Ada Kepuasan Kinerja Jokowi di Jatim
Jumat, 19 April 2019 | 00:07 WIB
Soekarwo - [ist]

Skalanews - Hasil quick count (hitung cepat) Pemilihan Presiden dari sejumlah lembaga survei langsung ditanggapi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo.

Mantan Gubernur Jatim ini memprediksi bahwa hasil akhir Pilpres 2019 tidak jauh dengan hasil quick count. Karena pengalaman data empirik selama ini, quick count itu tidak terlalu jauh dengan hasil akhir. Karena Metodologinya sudah ada dan sudah berulang kali diuji coba dalam setiap pemilihan.

"Saya mengapreasi model-model seperti ini bagus. Saya kira Quick Count ini adalah suatu teknologi yang bagus meski keputusan terakhir tetap di KPU," ujar Soekarwo, saat memantau hasil hitung cepat Pilpres dan Pileg di Kantor DPD Partai Demokrat Jatim, Kamis (18/4).

Menurut Pakde Karwo - biasa disapa bahwa perolehan Jokowi-Maruf di Jatim pada pemiu 2019 ini naik daripada pemilu 2014 lalu. Hasil itu adalah ungkapan masyarakat Jawa Timur yang dulu masih floating mass atau belum menentukan pilihan, kini menentukan pilihannya karena sudah merasakan manfaat. "Saya kira (Suara Jokowi di Jawa Timur) naik," ucapnya.

Bagaimanapun, kata Pakde Karwo, selain karena urusan non-politik masyarakat itu pasti kemudian merasakan adanya kepuasan. "Ada kepuasaan masyarakat terhadap kinerja Pak Jokowi itu tidak bisa dipisahkan," sebutnya.

Sebab yang namanya floating mass atau swing voters, tambahnya ditentukan kemudian pilihan terakhirnya pada manfaat di dalam kehidupannya. "Orang biasa berpikir, ada apa tidak manfaatnya, teori pembangunan yang dirasakan adalah kepuasaan terhadap kinerja. Karena dia pengen lima tahun ke depan manfaat itu diteruskan," urainya.

Lantas apa kemenangan Jokowi berdampak bagi Demokrat? Soekarwo mengaku belum berpikir sampai sejauh itu. Karena saat ini Demokrat tetap kerja sendiri.

"Kita memang focus di Jatim sesuai arahan DPP pada pemilu legislatif. Karena alat kelengkapan partai sebagai kepanjangan tangan partai adalah fraksi. Sehingga pertambahan kursi," terangnya.

Caleg-caleg dari Partai Demokrat Jawa Timur juga cukup beragam dalam bersikap di pilpres. Menyesuaikan local wisdom yang ada di daerah-daerah.

Untuk diketahui sejumlah lembaga survey sudah merilis hasil hitung cepat. Dengan jumlah kemenangan Jokowi-Maruf sekitar 54 persen dan Prabowo-Sandi 46 persen. Sedangkan di survei quick count litbang kompas tercatat kemenganan Jokowi-Makruf sebesar 66 persen dan Prabowo-Sandi 34 persen. (Wahyu/bus)