Kamis, 18 Juli 2019 | 20:36 WIB
Polda Jatim Bongkar Praktek Aborsi di Surabaya dan Sidoarjo
Rabu, 26 Juni 2019 | 02:44 WIB
Polda Jatim beberkan tujuh pelaku praktik aborsi yang beroperasi di Surabaya dan Sidoarjo - [ist]

Skalanews - Sub Direktorat 4 Ditkrimsus Polda Jatim mengamankan tujuh tersangka pelaku praktik aborsi yang beroperasi di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Para pelaku ini telah melakukan praktik haram ini selama 2 tahun.

Peran ketujuh tersangka tersebut yakni, Laksmita Wahyuning Putri sebagai pelaku praktik aborsi, Fauziah Tri Arini selaku suplier obat, Vivi Nurmalasari selaku suplier obat, M Busro selaku suplier obat, Tri Suryanti selaku klien yang menggugurkan kandungannya, Muhammad Syaiful Arif selaku pemberi atau penyuplai dana, dan Retno Muktia Sari selaku pembantu pelaksanaan aborsi.

"Kami lidik bulan Maret lalu selama satu bulan untuk mendapatkan bukti. Setelah kuat buktinya lalu kami lakukan penindakan," ungkap Wakil Direktur Kriminal Khusus (Polda Jatim) AKBP Arman Asmara di Polda Jatim Jalan A. Yani Surabaya, Selasa (25/6).

Arman menambahkan dalam menjalankan prakteknya ini, tersangka Laksmita memasang tarif antara Rp 1 juta hingga Rp 3,5 juta.

"Yang bersangkutan menerima aborsi ketika usia kandungan 3 bulan dan dalam praktiknya obat racikan itu dimasukkan dalam alat kelamin klien dengan dampak rasa nyeri dan terjadi pendarahan," jelasnya.

Sementara itu, untuk barang bukti yang diamankan yaitu obat-obatan yang digunakan untuk praktik aborsi, beberapa alat kesehatan yang dilakukan untuk praktik hingga alat komunikasi.

Atas perbuatan itu tersangka dijeratkan dengan pasal berlapis antara lain Pasal 83 dan Pasal 64 UU No. 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, Pasal 194 UU No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan hingga Pasal 55 ayat 1 KUHP, Pasal 56 KUHP, Pasal 346 KUHP. (wahyu/bus)