Sabtu, 24 Agustus 2019 | 02:53 WIB
BI Mulai Antisipasi Inflasi Akhir Tahun 2019
Rabu, 17 Juli 2019 | 15:07 WIB
-

Skalanews - Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur mulai saat ini mengantisipasi terjadinya inflasi pada akhir tahun 2019.

"Bulan Desember memang masih lama, namun kita harus tetap waspada, walaupun pada Juni lalu terjadi deflasi," kata Kepala BI wilayah NTT Naek Tigor Sinaga kepada wartawan di Kupang, Rabu (18/7).

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi provinsi itu pada triwulan I 2019 relatif cukup baik, yaitu tumbuh di atas level nasional. Demikian pula inflasi yang dicapai relatif lebih rendah dari nasional.

Hal tersebut menurutnya karena pemerintah daerah (Tim Pengendali Inflasi Daerah) betul - betul mampu melakukan pengendalian harga-harga terutama pascalebaran. Dan, hasil ekspose BPS NTT menyatakan bahwa pada bulan Juni mengalami deflasi.

Namun kata dia baik pemerintah maupun TPID tak boleh lengah dan harus tetap waspada, apalagi seperti yang biasa terjadi pada akhir tahun.

"Kita harus bekerja keras lagi agar target inflasi kita yang di angka 2,9 persen pada 2019 ini bisa tercapai," ujar dia.

BI pun kata dia akan membantu dengan mencoba mencari alternatif sumber – sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Salah satunya adalah sektor pariwisata yang diharapkan menjadi pertumbuhan ekonomi baru. Apalagi kata dia, Presiden Joko Widodo dan Gubernur NTT Viktor B Laiskodat memiliki misi yang sama menjadi kan pariwisata sebagai  penggerak utama pertumbuhan ekonomi.(ant/dbs)