Kamis, 17 Oktober 2019 | 20:08 WIB
PP Tentang KEK Singhasari Diharapkan Dongkrak Ekonomi Jatim
Kamis, 10 Oktober 2019 | 02:54 WIB
Khofifah Indar Parawansa dan Arief Yahya meletakkan batu pertama pembangunan KEK Singhasari di Malang - [ist]

Skalanews - Harapan Pemprov Jatim untuk segera mengoperasikan keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari di kabupaten Malang akhirnya tercapai. Setelah, pemerintah telah mengeluarkan PP No 68 tahun 2019 tentang KEK Singhasari.

Diketahui, KEK Singhasari memiliki luas sebesar 120.3 hektare, meliputi kawasan Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Setelah diterbitkan PP No 68 Tahun 2019 ini, maka Bupati Malang ditugaskan untuk membentuk badan usaha pembangun dan pengelola KEK Singhasari dalam jangka waktu 90 hari sejak PP ini diundangkan.

Badan usaha tersebut yang nantinya bertanggung jawab atas pembiayaan pembangunan dan pengelolaan KEK Singhasari. Maksimal dalam waktu tiga tahun badan usaha tersebut harus sudah bisa beroperasi.

Dikatakan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bahwa KEK Singhasari menjadi program pemerintah yang ditunggu-tunggu. Oleh sebab itu, ia optimis adanya KEK Singhasari akan mendongkrak tumbuhnya ekonomi baru khususnya di sektor pariwisata dan digital IT.

"Kami yakin PP ini menjadi bagian penting bagi pemprov Jawa Timur untuk take off di bidang ekonomi digital dan teknologi. KEK Singhasari akan memberikan manfaat besar tidak hanya bagi warga Malang Raya, tapi juga Jawa Timur dan Indonesia," kata Khofifah di Malang, Rabu (9/10/2019).

Mantan Mensos ini menambahkan badan usaha tersebut nantinya bertanggung jawab atas pembiayaan pembangunan dan pengelolaan KEK Singhasari. Maksimal dalam waktu tiga tahun badan usaha tersebut harus sudah bisa beroperasi.

Sementara itu Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya mengucapkan selamat pada Jawa Timur yang mendapatkan penerbitan PP No 68 Tahun 2019 tentang KEK Singhasari.

Arief menjelaskan alasan dibentuknya KEK karena pemerintah ingin membangun 10 destinasi wisata Bali baru. Jawa Timur menjadi salah satu yang terpilih dengan ikon wisatanya adalah Bromo Tengger Semeru. (Wahyu/bus)