Rabu, 20 November 2019 | 16:59 WIB
DPRD Jatim Minta Atap Galvalum Lebar Tak Digunakan di Sekolah
Jumat, 8 November 2019 | 09:05 WIB
Eddy Paripurna minta atap galvalum lebar tidak digunakan di sekolah - [ist]

Skalanews - DPRD Jatim mengimbau agar tidak menggunakan rangka galvalum lebar dalam pembangunan atap gedung yang diperuntukkan bagi fasilitas umum, misalnya sekolah dan lainnya.

Berdasarkan beberapa kasus peristiwa ambruknya atap gedung, rata-rata menggunakan atap galvalum lebar.

"Banyaknya peristiwa kasus atap ambruk itu karena atapnya menggunakan galvalum lebar. Ini kelemahannya karena tak menggunakan tiang penyangga sehingga ketika ada yang memanjat atapnya sangat berisiko ambruk. Bisa menggunakan atap galvalum lebar tapi harus ada tiang penyangga ke bawah. Jumlahnya harus dilakukan penyesuaian," ungkap Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Eddy Paripurna di Surabaya, Kamis (7/11/2019).

Politisi PDIP tersebut berharap sebagai langkah antisipasi pasca-peristiwa ambruknya atap SDN Gentong Pasuruan yang menelan korban jiwa itu, Pemprov segera turun tangan untuk melakukan renovasi sekolah-sekolah yang ada di Jatim.

"Kalau tak ada anggaran, bisa menggunakan dana tak terduga untuk bencana. Karena ini bisa sebagai masuk bencana sosial. Yang penting jika ditemukan sekolah menggunakan atap galvalum lebar, saya imbau untuk diganti," pungkas mantan Wabup Pasuruan ini.

Diketahui, atap yang menaungi empat ruang kelas di SDN Gentong, Kota Pasuruan ambruk saat proses belajar mengajar pada Selasa (5/11/2019) sekitar pukul 08.15 Wib.

Ambruknya atap tersebut menyebabkan dua korban meninggal dan sejumlah korban mengalami luka. (wahyu/bus)