Senin, 16 Desember 2019 | 08:50 WIB
Operasional Air SPAM Umbulan Dipastikan Akhir Desember
Selasa, 3 Desember 2019 | 08:42 WIB
Khofifah Indar Parawansa meninjau persiapan beroperasi air SPAM Umbulan - [ist]

Skalanews - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memastikan pengoperasian air sistem penyediaan air minum (SPAM) Umbulan akan beroperasi pada minggu ketiga Desember 2019.

Dari total panjang jaringan pipa 96,5 kilometer dari Kabupaten Pasuruan hingga Kabupaten Gresik, kini hanya tersisa 10,9 km saja jaringan pipa yang belum tersambung.

"Kita ingin mempercepat operasional air SPAM Umbulan untuk mengatasi kebutuhan air bersih di lima kabupaten dan kota di Jawa Timur. Yaitu, di Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik," ujar Khofifah saat ditanya usai melakukan peninjauan di SPAM Umbulan, Senin (2/12/2019).

Khofifah menambahkan jika distribusi air SPAM Umbulan yang memiliki debit 4.000 liter per detik ini beroperasi, maka akan ada 1,3 juta penduduk yang terbantu masalah kebutuhan air bersihnya melalui 300.000 pelanggan baru PDAM.

Oleh sebab itu, demi percepatan pemenuhan layanan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih, Khofifah menargetkan dalam waktu singkat, paling tidak minggu ketiga bulan Desember 2019, SPAM Umbulan bisa mulai dioperasikan dan mendistribusikan air bersih ke masyarakat secara bertahap.

"Maksimal minggu ketiga bulan Desember 2019 Insya Allah kita akan mulai operasionalkan distribusi air bersih dari proyek SPAM Umbulan. Distribusi air bersih akan dilakukan mulai Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya dengan titik akhirnya di Putat Gede," tegas mantan Menteri Sosial RI ini.

Sedangkan dari Putat Gede sampai wilayah Kabupaten Gresik, Khofifah mengharapkan masyarakat bersabar dulu hingga sisa penyelesaian 10,9 km jaringan pipa yang kini belum tersambung.

Untuk itu, pemerintah provinsi Jawa Timur kini tengah melakukan upaya agar penyelesaian pemanfaatan lahan untuk menyambungkan 10,9 km pipa tersebut bisa segera terlaksana.

"Prinsipnya kami ingin percepatan operasional distribusi air bersih dari SPAM Umbulan bisa segera dilakukan, karena kebutuhan masyarakat kita terhadap air bersih ini tinggi sekali," jelasnya.

Perlu diketahui, pembangunan proyek strategis nasional SPAM Umbulan ini dilakukan dengan sistem kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Ada sebagian dana dari APBN, ada sebagian dari APBD Provinsi Jawa Timur dan ada dana dari pihak swasta.

Jika sudah beroperasi seluruhnya, distribusi SPAM Umbulan akan dibagi ke lima Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Provinsi Jawa Timur. Yaitu masing-masing untuk Kota Surabaya sebesar 1.000 liter per detik, Kabupaten Pasuruan 410 liter per detik, Kota Pasuruan 110 liter per detik, Kabupaten Sidoarjo 1.200 liter per detik, Kabupaten Gresik 1.000 liter per detik dan PDAB 280 liter per detik. (Wahyu/bus)