Rabu, 29 Januari 2020 | 05:05 WIB
34 Rumah di Pamekasan Rusak Diterjang Angin
Minggu, 15 Desember 2019 | 05:12 WIB
Rumah roboh di Pamekasan - (dok.BPBD Pamekasan)

Skalanews - Guyuran hujan telah dirasakan warga Kabupaten Pamekasan, Madura. Kendati begitu, guyuran hujan masih berlangsung sporadis, belum saban hari. Namun, awal musim penghujan ini selalu disertai hempasan angin kencang. Walhasil, ada 34 unit rumah warga yang rusak dan bahkan roboh.

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Akmalul Firdaus, menjelaskan, awal musim penghujan di penghujung tahun 2019 ini, memang disertai hempasan angin yang cukup kencang. "Tak hanya rumah warga, angin kencang juga merobohkan beberapa pohon durian di Desa Tebu, Kecamatan Pagentenan," jelas Firdaus, Sabtu (14/12).

Firdaus merinci kerusakan 34 rumah warga yang tersapu angin kencang
saat hujan deras, tersebar di Kecamatan Palengaan dan Kecamatan
Proppo.

Dari pendataan tercatat rumah rusak terjadi di Desa Palenggaan Laok. Sebanyak 20 unit rumah rusak di Dusun Jatijajar dan 13 rumah lainnya di Dusun Nagasari . Sementara di  Kecamatan Proppo terjadi di Dusun Dusun Aengnyonok Desa Banyupelle ada 1 rumah rusak terhempas angin kencang.

Rumah rusak akibat angin kencang itu, sebagian besar terbuat dari bahan anyaman bambu. Hanya bagian pondasi yang berbahan pasangan batubata dan semen. "Pemberian bantuan kepada pemilik rumah rusak masih diverifikasi. Jika layak diberi bantuan, maka kami akan serahkan bantuan berupa bahan bangunan," jelasnya.(Arif Purba/dbs)