Sabtu, 18 Januari 2020 | 08:39 WIB
Tes CPNS di Pamekasan Berlangsung 11 Hari
Rabu, 15 Januari 2020 | 05:42 WIB
Suharto - [ist]

Skalanews - Tes rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab Pamekasan, Madura bakal berlangsung selama 11 hari. Tes ini meliputi materi TWK (Tes Wawasan Kebangsaan), TIU (Tes Intelegensia Umum) dan TKP (Tes Karakteristik Pribadi).

Kepala bidang Data, Pengadaan dan Pembinaan Aparatur, BKPSDM Pamekasan, Suharto mengatakan, tes seleksi kompetensi dasar (TKD) digelar selama 11 hari dan dimulai 15 Februari hingga 26 Februari 2020.

"Pengumuman resmi ini dikeluarkan oleh Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Kabupaten Pamekasan. Tes digelar di Aula CAT BKPSDM Jalan Bonorogo Nomor 80 Pamekasan," terang Suharto ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/1/2020).

Menurut Suharto, setiap harinya akan ada pembagian sesi tes. Untuk pembagian sesi tes ini, jumlah peserta tes SKD CPNS 2019 tidak akan sama. Setiap hari akan dibagi menjadi lima sesi tes. Setiap sesi akan diikuti 100 peserta. Jadi setiap harinya akan ada 500 peserta yang akan mengikuti tes SKD.

"Namun, khusus hari pertama, tes SKD CPNS 2019 akan dimulai dengan empat sesi saja," imbuhnya.

Ke-400 peserta di hari pertama yang akan ikut tes SKD, karena di hari pertama itu kan berbarengan dengan pembukaan ceremonial, dan khusus hari jumat juga ada empat sesi karena ada jeda sholat Jum'at. Dan setiap peserta tes SKD CPNS 2019 khusus wilayah Pamekasan akan diundang dan harus hadir satu jam sebelum tes dimulai. Dan tes akan dimulai pukul 08.00 wib.

Setiap peserta itu masih wajib melakukan registrasi dan pengecekan kehadiran sebelum masuk ruang tes. Jadi pelamar harus hadir satu jam sebelum tes akan dimulai.

Suharto melanjutkan, per sesi tes, setiap peserta hanya diberi waktu 90 menit saja untuk menyelesaikan berbagai tes, yang terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Menurut Suharto ada persiapan yang wajib dibawa oleh setiap peserta tes SKD CPNS 2019, di antaranya, membawa KTP asli dan Kartu Peserta Tes yang sudah dicetak. "KTP asli itu untuk melihat dan mencocokkan NIK peserta sebelum masuk ke ruangan tes," ucapnya.

Setiap peserta tes wajib memakai seragam putih hitam. Peraturan seragam tersebut, berlaku bagi peserta laki-laki dan perempuan. Peserta perempuan yang muslim wajib berhijab. Untuk yang nonmuslim tidak masalah. Semua peserta akan diberi pensil dan kertas khusus oleh Panselda sebelum masuk ruang tes.

"Panitia seleksi menyediakan pensil dan kertas untuk mengerjakan materi tes hitungan, semisal matematika. Jadi peserta tidak boleh bawa barang lain-lain, kecuali KTP asli dan Kartu Peserta tes yang sudah dicetak," tutup Suharto. (Arif Purba/bus)