Rabu, 26 Februari 2020 | 10:24 WIB
Ketemu Menparekraf, Gubernur Khofifah Paparkan IISP
Sabtu, 18 Januari 2020 | 00:06 WIB
Khofifah Indar Parawansa beberkan rencana pembangunan IISP kepada Menparekraf Wishnutama - [ist]

Skalanews - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rencana Pemprov Jatim yang akan membangun Indonesia Islamic Science Park (IISP) di kawasan Jembatan Suramadu, di sisi Madura.

Untuk realisasi rencana tersebut, Pemprov Jatim sudah menyiapkan konsep materi Islamic Science Park, yakni 20 persen edukasi, 30 persen keuangan Islam dan 50 persen wisata.

Pernyataan mantan Mensos tersebut disampaikan di depan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Wishnutama di kantor Kementerian Parekraf, Jumat (17/1/2020).

Dalam keterangan tertulisnya, Khofifah menjelaskan kawasan tersebut nantinya tidak hanya menjadi pusat ekonomi syariah, namun juga wisata, budaya, dan juga kuliner. Luas lahan yang dibutuhkan mencapai 101 hektare.

Rencana pembangunan Islamic Center tersebut didorong oleh keinginan Khofifah agar pintu masuk ke pulau Madura menjadi tempat dan pusat budaya yang ada di Madura serta diharapkan mengurangi pengangguran.

"Saya ingin Pulau Madura maju, sektor ekonomi bergerak, namun dengan tidak meninggalkan unsur religiusitas dan budayanya tetap terjaga lestari," imbuhnya.

Selain Islamic Science Park, Khofifah juga mamaparkan rencana pengembangan Kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS). Pengembangan kawasan tersebut merupakan amanat dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 Tahun 2019.

Menanggapi hal tersebut, Wishnutama mengatakan Kementerian Pariwisata akan mendukung penuh upaya Pemprov Jatim dalam mengembangkan pariwisata di Jawa Timur, khususnya di Pulau Madura.

Terkait pengembangan kawasan BTS, lanjut Wisnutama bahwa destinasi wisata unggulan Jatim tersebut akan menjadi prioritas Kemenparekraf pada tahun 2021. (Wahyu/bus)