Kamis, 20 Februari 2020 | 09:51 WIB
Polres Tanjung Perak Surabaya Waspadai Dua Daerah Rawan Curanmor
Sabtu, 18 Januari 2020 | 10:41 WIB
ilustrasi -

Skalanews - Dua daerah di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ditetapkan sebagai daerah rawan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kedua daerah tersebut antara lain Asemrowo dan Krembangan Surabaya.

Penetapan daerah rawan Curanmor ini dari hasil pengungkapan kejahatan yang dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya diawal tahun 2020.

"Dua pekan di awal Tahun 2020, kasus kejahatan didominasi curanmor dimana kami amankan 13 tersangka," ungkap Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum di kantornya, Surabaya, Jumat (17/1/2020).

Ganis menjelaskan modus pelaku dalam menjalankan aksi pencurian ini, yaitu menyasar rumah sepi dan mencuri motor yang terparkir di halaman. Jamnya sekitar pukul 04.00-11.00 WIB. "Mungkin saat itu rumah sedang sepi karena ditinggal ke kantor atau pasar," tambahnya.

Lebih lanjut Ganis menjelaskan bahwa empat orang dari 13 tersangka yang diamankan petugas merupakan residivis kasus curanmor. Selain curanmor, kasus lain yang dinilai masih tinggi, yaitu pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian dengan kekerasan (Curas).

Untuk itu Ganis menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli dan sambangi masyarakat, terutama di dua daerah rawan itu.

"Kami juga tidak segan untuk menindak tegas pelaku kejahatan yang nekat beraksi di wilayah tersebut. Intinya membuat efek jera pelaku kejahatan di wilayah hukum kami," pungkasnya. (Wahyu/bus)