Kamis, 20 Februari 2020 | 08:55 WIB
Pilkada Sumenep 2020, Rekomendasi DPP PAN Jatuh ke Malik Effendi
Selasa, 21 Januari 2020 | 04:32 WIB
Malik Effendi - [ist]

Skalanews - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Sumenep, Madura, memasuki babak baru. Dari sejumlah parpol yang hendak mengusung bakal calonnya (Cabub dan Cawabup), baru DPP Partai Amanat Nasional (PAN) yang telah merekomendasi Bacabup Sumenep. Rekomendasi PAN jatuh pada politisi senior, Malik Effendi.

Sekretaris DPC PAN Sumenep, Hozaini Adhim menegaskan, rekomendasi DPP PAN sudah turun ke Malik Effendi. "Kami warga PAN Sumenep akan berjuang all out dan bekerja keras untuk memenangkan Pak Malik Effendi menjadi Bupati Sumenep," tandas Hozaini, Senin (20/1/2020).

Target Hozaini tersebut merupakan satu-kesatuan dengan target PAN dalam Pilkada di 19 Kabupaten/Kota se Jawa Timur.

Menurut Hozaini, PAN Jatim mentargetkan lima daerah dapat meraih kemenangan. Meski disebutkannya ada 7 wilayah potensial, seperti Lamongan, Blitar, Kab Kediri, Sidoarjo, Surabaya, Tuban dan Sumenep.

Sementara figur politisi senior Malik Effendi sudah tidak asing bagi warga Kabupaten Sumenep, Pasalnya, Malik Effendi, pernah dua periode jadi anggota DPRD Sumenep. Malik Effendi kemudian berhasil meraih satu kursi DPRD Jatim, juga dua periode. Sekarang, Malik Efendi memegang jabatan Wakil Bendahara DPW PAN Jawa Timur.

"Rekemondasi DPP PAN yang dipegang Pak Malik, juga tertuang untuk mencari bakal calon Wabup yang bakal digandengnya," imbuh Hozaini.

Bisa jadi pencarian bakal calon Wabup bakal dicarikan dari politisi parpol peraih kursi DPRD Sumenep. Pasalnya, perolehan kursi PAN di DPRD Sumenep hanya 6 kursi tak cukup untuk melaju tunggal dalam pilkada 2020 ini. Koalisi dengan parpol lain harus dilakukan untuk memenuhi persyaratan mengusung calon bupati dan calon Wabup.

"Kami targetkan pertengahan sampai akhir Februari nanti, sudah ada titik terang bagi PAN Sumenep untuk mengusung satu paket Bacabup dan Bacawabup untuk bertarung pada Pilkada 2020 ini," tutup Hozaini yang mantan anggota DPRD Sumenep periode lalu. (Arif Purba/bus)