Kamis, 27 Februari 2020 | 00:19 WIB
Tak Ada Dirut Definitif, Manajemen Bank Jatim Dinilai Lamban
Jumat, 24 Januari 2020 | 05:28 WIB
Yohanes Ristu Nugroho - [ist]

Skalanews - Tak kunjung diisinya posisi Direktur Utama Bank Jatim definitif oleh Pemprov Jatim maupun pihak manajemen, membuat pihak DPRD Jatim gerah.

Karena dengan tak ada dirut definitif tersebut tentu akan mengganggu kinerja dari BUMD keuangan milik Pemprov Jatim itu, meskipun ada pejabat pelaksana tugas (Plt) dirut.

"Kami beri waktu minggu depan penjelasan dari pihak Bank Jatim. Kenapa sampai detik ini tak ada laporan untuk proses rekrutmen Dirut Bank Jatim," ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim Yohanes Ristu Nugroho saat ditemui di kantornya, Surabaya, Kamis (23/1/2020).

Politisi PDI Perjuangan ini berharap agar posisi dirut tersebut segera terisi. "Jika posisi dirut tak kunjung diisi tentunya akan mengganggu kinerjanya Bank Jatim. Salah satunya di sektor pengawasan," ungkap pria asal Madiun.

Kekosongan posisi Dirut Bank Jatim bermula ketika Dirut Bank Jatim Suroso saat itu memasuki masa pensiun. Lalu, Pemprov selaku pemegang saham terbesar menunjuk Hadi Santoso sebagai Plt. Bank Jatim. Dalam proses transisi tersebut, akhirnya Pemprov membuka fit and proper test bagi direksi bank Jatim untuk mengisi posisi Dirut Bank Jatim.

Namun sayangnya, Plt Dirut Bank Jatim Hadi Santoso dan Direktur konsumer, Ritel dan Usaha Syariah Elfaurid Aguswantoro tak lolos dalam fit and properties yang dilakukan oleh OJK. (wahyu/bus)