Minggu, 23 Februari 2020 | 05:53 WIB
Rumah Singgah Dipersembahkan Untuk Warga Kepulauan Sumenep
Jumat, 14 Februari 2020 | 04:48 WIB
Rumah singgah mulai bisa dimanfaatkan untuk warga Kepulauan Sumenep - [ist]

Skalanews - Sebuah rumah singgah berkapasitas 100 orang telah selesai dibangun di jantung kota Sumenep. Rumah singgah yang berlokasi di Jalan Semangka, Perumahan Bumi Sumekar Asri, Desa Kolor, Kecamatan Kota mulai diresmikan pada Kamis (13/2) ini.

Peresmian rumah singgah dilakukan Wabup Sumenep, Ahmad Fauzi. Warga kepulauan pun menyambut sukacita atas peresmian rumah singgah tersebut. Bagi warga kepulauan, rumah singgah yang gratis itu sangat dibutuhkan di saat mereka tertunda pulang ke rumah akibat cuaca buruk.

"Saya senang sekali atas peresmian rumah singgah bagi warga kepulauan ini. Saya dan kerabat sering mengalami ketertundaan kapal tujuan Pulau Kangean akibat cuaca buruk. Saat tertunda itulah, saya sering kesulitan mencari losmen lantaran keterbatasan uang saku," tutur Abdurrahman, seorang pekerja swasta asal Pulau Kangean, Kamis (13/2/2020).

Menurut Abdurrahman, bukan hanya dirinya saja yang mengalami sulitnya menginap di kota Sumenep lantaran uang saku yang pas-pasan. Kalangan mahasiswa dan pelajar asal kepulauan juga dipastikan pernah mengalami kesulitan mencari tempat bermalam akibat cuaca buruk yang menunda kapal dan perahu penumpang.

"Jika jadwal keberangkatan kapal penumpang tujuan kepulauan tertunda akibat cuaca buruk, dipastikan ratusan orang calon penumpang yang mencari tempat bermalam. Bagi yang punya duit lebih tak susah. Namun, bagi yang uang sakunya pas-pasan dipastikan terpaksa tidur di emperan bangunan yang ada di Pelabuhan Kalianget," terang Abdurrahman.

Wilayah administrasi Kabupaten Sumenep memang memiliki sejumlah pulau berpenghuni. Dari 126 pulau yang ada, sebanyak 48 pulau telah berpenghuni yang terbentuk dari desa dan kampung. Diantaranya, Pulau Masalembu, Pulau Kangean, Pulau Sapeken, Pulau Raas, Pulau Sapudi dan Pulau Pagerungan.

Terpisah, Penanggung Jawa Rumah Singgah, Fajrullah menjelaskan, rumah singgah bagi warga kepulauan dibangun atas sumbangan sejumlah donatur. "Beberapa donatur yang kebanyakan berasal dari kepulauan berhasil mengumpulkan biaya pembangunan rumah singgah hingga diresmikan Wabup Sumenep pada Kamis hari ini," jelas Fajrullah.

Rumah singgah bisa dimanfaat warga secara gratis. Terlebih lagi, rumah singgah ini memiliki tagline "Berbagi Tempat Berbagi Solusi." (Arif Purba/bus)