Selasa, 7 April 2020 | 21:13 WIB
Di Awal 2020, Polda Jatim Sita 32 Kg Sabu dan 14 Ribu Ekstasi
Rabu, 19 Februari 2020 | 05:18 WIB
Irjen Pol Luki Hermawan memperlihatkan barang bukti 32 kg sabu dan 14 ribu ekstasi berikut tersangkanya dari hasil pengungkapan sejumlah kasus di 2020 - [ist]

Skalanews - Peredaran narkotika di wilayah Jawa Timur menunjukkan adanya tren peningkatan. Bahkan, mulai awal 2019 hingga 2020 ini, Polda Jatim berhasil menyita 32 Kg dan 14 ribu ektasi.

"Di awal tahun 2020 yang baru berjalan satu setengah bulan, kami mengamankan 200 orang tersangka dan ungkap 153 kasus. Tahun ini ada peningkatan peredaran narkotika di Jatim dan sejarah Polda Jatim terbesar dalam ungkap narkotika. Kami sita sabu seberat 32 Kg dan 14 ribu ekstasi. Selain itu juga diamankan ganja dengan berat 32 gram ganja," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (18/2/2020).

Dalam kasus ini, Luki menambahkan pihaknya dan jajaran akan terus intens melakukan penindakan terhadap para budak narkotika tersebut.

"Tahun 2019 kami tembak mati 3 pengedar, yaitu 1 di Mojokerto dan 2 di Surabaya. Di awal tahun 2020 yang baru berjalan 1,5 bulan, Polrestabes Surabaya sudah tembak mati 2 tersangka pengedar dan bandar," jelasnya.

Luki menjelaskan para pelaku atau pengedar narkoba ini melakukan berbagai cara untuk bisa mengelabui petugas dalam menjalankan aksinya. Yang terbaru adalah memasukkan narkotiba dalam alat kelaminnya.

"Pelaku yang statusnya adalah wanita termasuk jaringan internasional memasukkan narkotika dengan membawa di alat kelaminnya. Ini memprihatinkan sekali. Dan kami komitmen melawan peredaran narkotika sampai seakar-akarnya," pungkasnya. (wahyu/bus)


  
  
TERPOPULER
Index +