Kamis, 2 April 2020 | 12:34 WIB
Kunjungi Ponorogo, Dewan Jatim Kebut Godok Perda Desa Wisata
Rabu, 4 Maret 2020 | 11:39 WIB
Kunjungi Ponorogo, Dewan Jatim Kebut Godok Perda Desa Wisata -

Skalanews - Untuk menguatkan dan mendukung data dari penggodokan perda desa wisata di Jatim, Komisi B DPRD Jatim melakukan kunjungan ke Pemkab Ponorogo, Senin (2/3).

Dalam kunjungan tersebut, pihak komisi yang membidangi perekonomian tersebut, menggali informasi terkait keberhasilan dari pemkab Ponorogo dalam menggarap desa wisata di daerahnya.

"Di Ponorogo banyak sekali destinasi desa wisata yang layak kami jadikan masukan dalam penggodokan perda desa wisata di Jatim," ungkap Ketua Komisi B DPRD Jatim Aliyadi Mustofa saat dikonfirmasi di Pendopo Ponorogo, Senin (2/3) malam.

Politisi asal PKB ini mengungkapkan pihaknya secepatnya harus menggodok perda desa wisata tersebut karena saat ini sudah masuk dalam Bapemperda(Badan Pembuatan Peraturan Daerah) DPRD Jatim.

"Setelah masuk dalam Bapemperda bulan depan harus sudah dibahas penggodokan perda desa wisata ini," imbuh mantan ketua Komisi C DPRD Sampang ini.

Sedangkan anggota Komisi B lainnya, Rohani Siswanto mengungkapkan dengan kunjungan ke Ponorogo dengan mencari masukan di kota Reog tersebut diharapkan dalam perda tersebut tak hanya berisikan pasal-pasal formalitas saja, melainkan berisikan adanya reward dan punishment dalam penerapan perda desa wisata tersebut.

"Jadi perda tak macan ompong, dan dalam penerapannya masing-masing daerah di Jatim diharapkan mampu untuk melahirkan desa wisata di daerahnya mengingat banyak potensi wisata di Jatim ini yang masih harus digali," jelas politisi asal partai Gerindra ini.

Sementara itu, sekdakab Ponorogo Agus Pramono menjelaskan di Ponorogo selama dipimpin bupati Ipong Muchlissoni telah melahirkan 70 desa wisata.

"Bahkan jumlah tersebut bisa meningkat karena masing-masing daerah di wilayah Ponorogo berusaha untuk menjadi desa wisata," terangnya.

Untuk menggiatkan desa wisata di Ponorogo, kata Agus, bupati menggelar lomba desa wisata antar desa di Ponorogo dengan hadiah Rp 500 juta.

"Bahkan bupati telah menggelar lomba Adipura antar desa dengan hadiah Rp 1 M untuk desa yang meraih Adipura antar desa tersebut. Semuanya anggaran diambilkan dari APBD Ponorogo," tandasnya.(Wahyu/dbs)


  
  
TERPOPULER
Index +