Kamis, 2 April 2020 | 12:50 WIB
Larangan Kapal Pesiar Viking Sun Bersandar Dinilai Panik Berlebihan
Jumat, 6 Maret 2020 | 13:04 WIB
Ketua DPRD Jatim Kusnadi - [ist]

Skalanews - Ketua DPRD Jatim Kusnadi menilai larangan kapal pesiar Viking Sun bersandar sangat merugikan Jatim. Pasalnya, telah mengganggu pariwisata Jatim yang saat ini sedang lesu.

"Pariwisata Jatim saat ini lesu gara-gara isu corona. Lalu ketika wisatawan yang masuk ditolak karena kawatir corona ini sangat disayangkan. Kan belum jelas wisatawan yang terkena corona. Ini namanya panik berlebihan. Ini jelas merugikan pariwisata di Jatim," jelasnya saat dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (6/3).

Selama masih belum ada keterangan resmi dari pemerintah, kata Kusnadi, pihak-pihak tertentu janganlah membuat keputusan yang membuat dan meresahkan masyarakat.

"Kalau keputusan pelarangan tersebut karena bersumber 'katanya' inikan masih diduga dan belum pasti. Kenapa dilarang untuk bersandar. Saat ini sektor pariwisata Jatim lesu karena isu corona. Kapal pesiar tersebut membawa wisatawan asing. Pariwisata Jatim akan merugi soal itu," sambung pria kelahiran Medan ini.

Mantan dekan fakultas hukum disebuah PTS di Surabaya ini mengatakan ketika memasuki perairan Indonesia, penumpang kapal tersebut juga telah menjalani pemeriksaan dari pihak-pihak terkait dari pemerintah pusat.

"Saya diberi tahu oleh bu gubernur Khofifah kalau kapal tersebut  sudah dilakukan pemeriksaan di NTT dan seluruh penumpangnya sehat. Kalau sudah ada pemeriksaan dan ternyata sehat semuanya tentunya tak boleh ada larangan untuk memasuki Kawasan perairan atau bersandar. keputusan pemerintah membolehkan tentunya jangan dilarang untuk bersandar. Ini jelas berlebihan dan ini yang membuat panik masyarakat," jelasnya.

Kapal Pesiar Viking Sun yang membawa 1.600 wisatawan berlayar dari Darwin Australia ke NTT.(wahyu/dbs)


  
  
TERPOPULER
Index +