Rabu, 22 Januari 2020 | 06:38 WIB
Kubu Anies-Sandi: Pilkada DKI Demokratis, Tapi ada Catatan
Sabtu, 15 April 2017 | 21:32 WIB
-

Skalanews - Juru bicara tim sukses Anies-Sandi, Agung Setiarso menilai jalannya Pilkada DKI Jakarta sudah cukup demokratis. Namun, Agung mengaku pihaknya mempunyai beberapa catatan yang perlu diperhatikan pihak penyelenggaran.

"Ini sudah berlangsung secara demokratis meskipun ada catatan-catatan," kata Agung dalam diskusi bertajuk 'Pilkada Sehat dan Demokratis' di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/4).

Catatan-catatan tersebut, diantaranya adanya warga yang membawa formulir C6 namun bukan atasnama dirinya sendiri. Menurut Agung, kasus ini banyak terjadi saat pencoblosan putaran pertama.

"C6 itu dibawa oleh orang yang bukan pemiliknya, dan itu akan susah kalau kita serahkan pada KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) atau RT yang ada disitu belum tentu mengenali orang yang membawa C6, apakah itu pemilik suara atau bukan," rinci Agung.

Soal formulir C6 inilah yang menurut Agung menjadi masalah, oleh itu pihaknya menyarankan agar warga saat akan mencoblos tak hanya menyerahkan formulir C6 namun juga Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Catatan lain adalah, banyaknya warga di luar wilayah DKI yang pindah sementara hanya untuk mencoblos.

"Kita temui ada beberapa orang yang bukan penduduk DKI datang ataupun kemudian dia itu datang hanya untuk mencoblos, dalam artian dia itu pindah untuk mencoblos dan kemudian dia pindah lg, kita lihat ada mobilisasi orang dari daerah untuk pindah untuk mencoblos," pungkasnya.(Frida Astuti/dbs)