Kamis, 18 Januari 2018 | 09:03 WIB
Habib Rizieq: Indonesia Tidak Butuh Amerika!
Senin, 18 Desember 2017 | 09:12 WIB
Aksi Bela Palestina di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (17/12) - [ist]

Skalanews - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menegaskan hingga tiga kali bahwa Indonesia tidak membutuhkan Amerika Serikat.

"Indonesia tidak butuh Amerika, tetapi Amerika lah yang membutuhkan Indonesia. Sekali lagi, Indonesia tidak butuh Amerika tetapi Amerika lah yang membutuhkan Indonesia," ujarnya saat menyampaikan orasinya melalui video jarak jauh (tele conference) saat aksi Bela Palestina di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (17/12).

Pernyataan itu disampaikannya, untuk meyakinkan para pejabat negera Indonesia agar tidak segan-segan memutuskan hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Amerika.

"Bila pemerintah Amerika masih tetap pada pendiriannya mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Jadi jangan segan-segan untuk memutuskan hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Amerika," tutur Habib Rizieq.

Habib Rizieq pun menjelaskan, secara perjalanan sejarah bahwa tanah yang diduduki oleh kaum Yahudi adalah tanah rakyat Palestina.

"Ingat pada mulanya kaum Yahudi Israel, datang ke bumi Palestina untuk berlindung dari kejaran tentara Nazi di bumi Eropa,'' tuturnya.

Karena kedemawanan Khilafah Islam saat itu yakni, Khalifah Otoman atau Turki Usmani. "Serta rasa kepedulian yang tinggi rakyat Palestina memberikan  perlindungan dan keamanan kepada Yahudi Israel dari kekejaman tentara Nazi," jelasnya.

Atas dasar itulah, para Yahudi tersebut dapat hidup tenang dan aman. "Di kemudian hari, datanglah Amerika dan Inggris untuk mempersenjatai Yahudi dan seketika itu Israel menguasai bumi dan menindas bangsa Palestina dengan aneka teror. Mereka lalu mendirikan negara Israel semau mereka," tegas Dewan Pembina GNPF Ulama tersebut.

Karenanya, Habib Rizieq menegaskan, jika Israel bukanlah sebuah negara. Karena tanah air yang diduduki Yahudi adalah milik Palestina.

"Yerusalem, Al Aqsa dan Al Quds ini milik Palestina. Kita sebagai bangsa Indonesia harus bersyukur karena sejak 1945 hingga saat ini tetap membela Palestina...takbir," jelasnya. (Bisma Rizal/bus)