Senin, 22 April 2019 | 21:41 WIB
Ini Tempat Hiburan Malam Masuk Daftar Peringatan Keras Pemprov DKI
Rabu, 20 Desember 2017 | 12:02 WIB
-

Skalanews - Sejumlah tempat hiburan malam (THM) masuk dalam daftar peringatan keras Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, peringatan itu karena THM tersebut dicurigai menjadi tempat peredaran narkoba.

"Ada juga beberapa nama di sini, Illigals, Tematik, Golden Crown, Classic, B'Fashion Club, Happy Puppy, Travel, New Monggo Mas, Bandara, Kota Indah dan Top 1," sebut Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/12).

Peringatan tersebut, kata Sandi, agar THM itu dapat  berbenah diri sebelum nantinya diterbitkan surat teguran hingga pencabutan izin usaha.

Sandi menegaskan, peringatan ini tidak hanya berlaku bagi THM yang disebut tadi. "Tetapi, semuanya agar dapat serius dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba," jelasnya.

Sebab, ia menyebutkan, pihaknya tidak akan  tinggal diam jika THM-THM tersebut terbukti menjadi tempat beredarnya narkoba.

Sebagaimana yang telah terjadi di beberapa THM lainnya. "Seperti kita ketahui ada beberapa THM yang sudah mendapat teguran dan ditutup."

"Diskotek Eksotis dengan dua kali rekomendasi, Diskotek Pujasera dengan dua kali rekomendasi, Diskotek Diamond, hingga Diskotek MG," paparnya.

Melihat situasi terkini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera menyusun peraturan gubernur (pergub) dan peraturan daerah (perda) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

"Kami merasa ini sudah masuk ke masa-masa yang sangat kritis dan darurat, karena yang dihantam adalah sendi-sendi kemasyarakatan dan masa depan daripada DKI Jakarta dan Indonesia juga, generasi muda," papar Sandi.

Sandi melanjutkan, rencana penyusunan pergub dan perda ini juga atas rekomendasi Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta Brigjen Johnny Ratuperisa.

Sandi mengatakan, Pemprov DKI Jakarta secara resmi menyatakan perang, mendeklarasikan perang terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang.(Bisma Rizal/dbs)