Selasa, 11 Desember 2018 | 20:27 WIB
Ombusman RI Dituntut Usut Satelit Telkom 1
Senin, 16 April 2018 | 21:13 WIB
Ketua Format-Indonesia, Asep Ubaidilah -

Skalanews - Forum Mahasiswa Untuk Nawacita Indonesia (Format-Indonesia) melaporkan jajaran PT Telkom Persero ke Ombusman RI.

Dalam laporanya, Format-Indonesia menduga ada praktek maladministrasi yang dilakukan PT Telkom atas matinya satelit Telkom 1.

Menurut Ketua Format-Indonesia, Asep Ubaidilah, perkara ini akibat dari tindakan Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga yang mengakibatkan sebagian masyarakat Indonesia merasa di rugikan dan Negara telah mengalami kerugian yang cukup fantastis.

"Hari ini kami telah melapor ke ORI terkait ada beberapa dugaan maladministrasi di jajaran direksi PT. Telkom yang pada prinsipnya kami serahkan ke pimpinan ORI untuk di lakukan penyelidikan lebih intens agar kasus satelit telkom 1 ini cepat di usut tuntas". Tegas Asep saat ditemui wartawan di kantor Ombusman RI, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (16/4).

Asep menambahkan, saat ini timnya masih terus bekerja mengumpulkan informasi. Bahkan, ia menyebutkan, sudah sempat berkomunikasi dengan pihak Kominfo serta Komisi I DPR RI.

Dalam waktu dekat ini Format-Indonesia akan menyambangi kantor Kemkominfo untuk melakukan pertemuan terkait pembahasan kasus satelit telkom 1 ini.

Kembali pada laporan ke Ombusman, Asep menyebutkan, bila terbukti ada pelanggaran yang merugikan negara, maka ia meminta ORI untuk melimpahkannya ke pihak yang berwenang untuk mengusutnya dengan tegas.

Asep juga menambahkan, harus ada reformasi jajaran direksi di tubuh PT Telkom. Bahkan, seharusnya Alex J Sinaga dapat dengan hormat mengundurkan diri karena telah membawa PT Telkom ke ambang kehancuran.

"Apabila ini dibiarkan saja dikhawatirkan kasus serupa akan terjadi kembali dan kalau sudah seperti itu siapa nanti yang harus bertanggung jawab," ungkapnya.

Berdasarkan penelusuran di internet, persoalan satelit Telkom 1 pernah terjadi pada 25 Agustus 2017 lalu atau Seminggu sebelum Hari Raya Idul Adha, hampir 10.000 anjungan tunai mandiri (ATM) dan kantor perbankan di Indonesia lumpuh akibat gagal beroperasinya satelit Telkom 1 milik PT Telkom.

Hampir semua bank nasional menggunakan layanan satelit Telkom 1 yang diluncurkan dari Kourou, Guyana Perancis, Amerika Selatan, 13 Agustus 1999 itu, menempati orbit geostasioner di 108 derajat bujur timur (BT) pada ketinggian 36.000 kilometer di atas Riau.(Bisma Rizal/dbs)