Minggu, 21 Juli 2019 | 05:34 WIB
Proyek TOD Jadeta Ditaksir Capai Rp4 Triliun
Jumat, 7 Desember 2018 | 14:14 WIB
Direktur Utama Perumnas Bambang Triwibowo - [ist]

Skalanews -Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) membangun rusun berkonsep Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Jakarta, Depok, dan Tangerang.

"Kami bekerja sama dengan tanah-tanah yang idol. Dan kami membangun TOD di atas stasiun yang mudah akses transportasinya”, kata Direktur Utama Perumnas Bambang Triwibowo di Jakarta, Kamis (6/12) malam.

Pembangunan hunian terintegrasi di kawasan Jakarta itu, sambungnya, dikembangkan di Stasiun Tanjung Barat, yang dimulai sejak tahun lalu.

"Kami membangun 1.200 unit, namun terdapat 1.700 pembeli yang antusias. Kami menyiapkan untuk komersial, tempat makan, laundry, dan lain sebagainya. Semua terintegrasi jadi satu", ucap Bambang.

Bambang menambahkan, bahwa hunian terintegrasi mempermudah akses ke transportasi massal, sehingga dapat mengurangi macet dan membantu pemerintah dalam upaya mengurangi polusi di kawasan Jabodetabek.

"TOD di Tanjung Barat sudah mulai pembangunan struktur, diikuti selanjutnya juga di TOD Stasiun Pondok Cina, Depok," tegas Bambang>

Hunian serupa juga akan dibangun di Tangerang pada tahun ini. Rencananya pada 10 Desember besok, kami melakukan groundbreaking TOD di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang.

"Nilai investasi proyek TOD di tiga stasiun tersebut adalah Rp4 triliun. Rencananya akan selesai pada 1 tahun 6 bulan atau 1 tahun 7 bulan ke depan. Selain itu," lanjut Bambang.

Selain itu Perumnas juga berencana mengembangkan TOD di pasar dengan menggandeng PD Pasar Jaya. “Kami berencana membangun TOD di Pasar Cempaka Putih dan Grogol. Namun, rencana ini dalam perjalanan dalam urusan perizinan," pungkasnya. [antara/bus]