Minggu, 22 September 2019 | 15:41 WIB
Soal Dugaan Instalasi Gabion Pakai Terumbu Karang, Ini Kata Kadishut DKI
Senin, 26 Agustus 2019 | 00:32 WIB
gabion - ist

Skalanews - Pemerhati isu lingkungan Riyanni Djangkaru mempersoalkan material instalasi Gabion di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Dia menyebut bahan-bahan yang digunakan dalam instalasi tersebut adalah terumbu karang.

Pernyataan itu diungkapkan Riyanni melalui akun Instagramnya @r_djangkaru pada Sabtu (24/8/2019). Dalam unggahannya, dia menyatakan konservasi terumbu karang dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) DKI Jakarta Suzi Marsita mengaku siap jika dipanggil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menjelaskan soal dugaan penggunaan terumbu karang dalam material instalasi gabion.

"Iya (siap dipanggil-red), kami akan jelaskan. Saya kan bukan ahli geologi, jadi mungkin ahli geologi yang akan menyampaikan," kata Suzi, Minggu (25/8).

Dia memastikan bahwa tudingan penggunaan terumbu karang dalam instalasi gabion adalah tidak benar. Material yang digunakan murni batu gamping.

"Kita memang menggunakan batu gamping yang lazim digunakan sebagai ornamen kota. Jadi kita bukan sengaja atau menempatkan terumbu karang itu, tidak," pungkasnya. (Frida Astuti/Bus)