Minggu, 8 Desember 2019 | 18:25 WIB
Harta Kekayaan Rizal Ramli Meningkat Rp12 Miliar
Selasa, 13 Oktober 2015 | 00:43 WIB
-

Skalanews - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli mengakui jika nilai harta kekayaannya meningkat dari Rp7 miliar lebih menjadi Rp19 miliar. Namun, ia menyebutkan meningkatnya kekayaan tersebut semata-mata karena Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Rizal juga menyebutkan, bahwa terakhir kali menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 2005-2006. Tetapi, berdasarkan data LHKPN di situs acch.kpk.go.id , ia terakhir kali melaporkan harta kekayaan pada Mei 2001.

"Pada tahun 2005 total harta kekayaan saya sekitar Rp7,3 miliar tetapi karena kenaikan nilai NJOP kenaikan nilai harga tanah, total sekarang jadi Rp19.120.563.000," ujar Rizal di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/10).

Dirinya menambahkan, untuk kendaraan sebelumnya memiliki dua unit. Namun, telah dijual dan diganti dengan kendaraan lain senilai Rp370 juta. Sementara itu, harta bergerak lainnya berupa barang antik dan logam mulia yang sebelumnya berjumlah 22 buah dengan nilai Rp34 juta, kini bertambah menjadi 42 buah dengan nilai sekitar Rp500 juta.

Ia mengatakan, mayoritas harta benda tersebut berupa lukisan. "Kalau batu berlian dan permata sudah tidak ada karena istri saya sudah meninggal dan diwariskan kepada anak perempuan," kata Rizal.

Sementara itu, tidak ada perubahan pada surat berharga dan saham. Rizal mengatakan, jumlah aset yang dimilikinya memang berkurang, namun nilainya bertambah. "Dari segi nilai terjadi peningkatan karena terjadi peningkatan dari nilai NJOP," ujar dia.

Berdasarkan data yang dilansir dari situs acch.kpk.go.id, harta kekayaan yang dilaporkan Rizal terakhir kali pada Mei 2001 sebesar Rp 8.509.361.000 dan 88.110 dolar AS. Saat itu, Rizal menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada era Presiden Abdurrahman Wahid.

Harta tersebut terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 3.707.584.000. Aset tersebut terdiri dari tiga bidang tanah dan bangunan di Kabupaten Bandung, empat bidang tanah dan bangunan di Kabupaten Bogor, serta dua bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan.

Selain itu, ada pula harta bergerak berupa alat transportasi senilai Rp608 juta dan harta berupa logam mulia senilai Rp216 juta.

Sementara itu, untuk harta bergerak lain berupa barang elektronik, harta Rizal senilai Rp90 juta. Ada pula harta berupa surat berharga senilai Rp3 miliar serta giro dan setara kas lainnya sebesar Rp 887.777.000 dan 88.110 dolar AS. (Bisma Rizal/bus)