Kamis, 21 Juni 2018 | 07:30 WIB
Kapolri Ingatkan Tak Proses Hukum Kandidat yang Ikut Pilkada
Kamis, 11 Januari 2018 | 16:09 WIB
-

Skalanews - Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta kepada seluruh aparat penegak hukum agar tak memproses hukum kandidat yang maju di Pilkada Serentak 2018. Meskipun kandidat tersebut tersangkut persoalan hukum.

"Saya mengajak kepada penegak hukum lain, Bawaslu, ini lebih baik untuk hormati proses demokrasi," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).

"Maka pasangan calon yang sudah ditetapkan per 12 Februari nanti proses hukumnya entah sebagai saksi atau tersangka lebih baik ditunda sampai selesai," sambungnya lagi.

Bila proses Pilkada telah usai. Penegak hukum dipersilakan untuk melanjutkan kembali proses hukum yang menyangkut kandidat. Lain halnya dengan kandidat yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) maka wajib diproses.

"Walaupun dia sudah ditetapkan sebagai calon, kena OTT enggak apa-apa karena pakai uang disawer-sawer atau membayar penyelenggara atau pengawas. Tangkap. Karena itu merusak demokrasi," pungkasnya.(Frida Astuti/dbs)