Rabu, 23 Oktober 2019 | 01:47 WIB
Salam Hormat Gatot Nurmatyo Kepada Relawannya
Jumat, 20 April 2018 | 22:17 WIB
-

Skalanews - Mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Gatot Nurmatyo mengapresiasi para relawan yang ingin dirinya maju sebagai calon Presiden 2019.

Hal itu terlihat dalam akun Instagramnya nurmatyo_gatot, Jumat (20/4), dalam sebuah potongan video wawancara televisi, Gatot memberikan hormat kepada orang-orang yang tak dikenalnya tersebut.

"Saya hormat, saya bangga. Mereka adalah orang yang luar biasa. Tanpa saya kenal, tanpa saya tahu, anda sudah berjuang. Itu saya hargai, saya hormat," tuturnya.

Sementara itu, pengamat politik dari Lingkar Masyarakat Madani (Lima) Ray Rangkuti menyebutkan, Gatot sudah tidak punya peluang maju sebagai Capres maupun Wapres.

"Gatot itu udah wassalam. Wakil juga nggak ada (peluang). Potensinya cuma ada dua pasangan," ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/4).

Ray memprediksi, Pilpres 2019 hanya akan diikuti oleh dua pasangan calon, yaitu calon petahana Joko Widodo (Jokowi) dan rivalnya Prabowo Subianto.

Bahkan jika Prabowo batal maju pun, kemungkinan tiket capres akan diserahkan kepada sosok populer lain seperti Muhaimin Iskandar (Cak Imin) atau Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Bukan Gatot Nurmantyo.

Anggapan itu muncul karena diperkirakan saat ini para pesaing Jokowi tidak berorientasi terhadap kemenangan Pilpres 2019.

Melihat selisih elektabilitas yang terlampau besar, nampaknya pesaing Jokowi sadar akan sangat sulit mengalahkan petahana tersebut.

Sementara partai politik saat ini diperkirakan hanya akan memanfaatkan Pilpres 2019 sebagai ajang memopulerkan kadernya, sebagai persiapan Pilpres 2024.

Hal itu tak lain dilakukan lantaran Pemilu 2024 praktis akan menyajikan figur-figur baru.

"Karena semua sekarang berpikirnya bukan lagi mengalahkan Jokowi, itu udah sulit lah. Ini adalah mempergunakan 2019 untuk kontestasi 2024. Maka akan rugi sekali kalau mereka memberikan tiket itu kepada figur non partai," tegas Ray. (Bisma Rizal/bus)