Rabu, 23 Oktober 2019 | 02:16 WIB
Ini Dua Pemimpin Daerah Pencinta Al-Quran
Sabtu, 21 April 2018 | 00:04 WIB
Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi dan Ahmad Heryawan - [ist]

Skalanews - Sebuah meme yang mengambarkan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul  Majdi dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menjadi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden RI.

Selain memiliki segudang prestasi dalam membangun daerahnya. Keduanya juga merupakan penghafal Al-Quran yakni kitab petunjuk hidup Umat Islam.

Keduanya pun saling memuji satu sama lainnya. Seperti Aher yang menyebutkan, bahwa TGB lebih baik darinya.

Diawali dari cuitan akun twitter @suryadelalu yang menyebutkan ada perbedaan karakter Aher dengan TGB. Aher lebih suka mendengar.

Melalui akunnya, Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu menyebutkan TGB lah yang lebih baik darinya.

"Yg benar TGB lbh baik dari Aher, saya hanya lbh dulu dilahirkan dibanding beliau.." cuit Aher dalam akunnya @aheryawan.

Beragam komentar positif pun langsung disambut nitizien seperti @aksarageni yang menyebutkan, jawabannya Aher sangatlah santun.

Sedangkan @ForzaAbdul menyebutkan, keduanya adalah pemimpin kebanggaan Indonesia. Kemudian akun @RyanJeans2 berkata agar PKS bisa berkoalisi dengan Demokrat.

Pada 5 Juni 2017 lalu, keduanya pernah bertatap muka. Kebetulan saat itu bulan Ramadan. Dimana, TGB sedang melaksanaan safari dakwah ke Jawa Barat.

TGB menyebutkan kunjungannya dalam rangka silaturahim. "Silaturahim kepada senior. Kemudian kangen saja sudah lama nggak ketemu. Sahabat lama beliau," katanya.

TGB pun menyebutkan Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang menjadi panutan NTB dalam mengelola pemerintahan.

Oleh karenanya silaturahim harus terus dijaga untuk saling berbagi dan belajar pengalaman mengelola pemerintahan yang baik.

TGB menyebutkan Jawa Barat memiliki jumlah penduduk hampir 10 kali lipat dibanding NTB. Di bawah kepemimpinan Aher, Jawa Barat dinilainya sangat kondusif dalam menghadapi berbagai permasalahan.

"Kalau jumlah penduduk bisa dianalogkan dengan kompleksitas masalah, bisa jadi 10 kali lipat lebih kompleks di sini masalahnya. Tapi berhasil dikelola dengan baik oleh beliau. Kita di NTB ingin juga bisa belajar terus dari Jawa Barat mengelola provinsi, kondusif, aman dan nyaman untuk semua," tuturnya.

Aher juga mengaku sangat senang didatangi sahabatnya tersebut. NTB juga dikatakannya sebagai salah satu provinsi yang harus dijadikan panutan.

Ia menyebutkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di NTB menjadi salah satu hal yang ingin dipelajari Jawa Barat. Meskipun pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat juga tergolong tertinggi di Pulau Jawa pada tahun lalu.

"Alhamdulillah saya dikunjungi oleh sahabat dekat saya Gubernur NTB. Kita apresiasi juga luar biasa NTB. Karena pertumbuhan ekonominya lebih tinggi dari Jawa Barat. Bahwa Jabar paling tinggi di antara provinsi se-Jawa. Tapi ternyata NTB lebih tinggi lagi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa," ujarnya.

Ia pun berharap silaturahim ini dapat terus terjalin di antara keduanya. Dengan berbagai kerja sama yang juga sudah dilakukan kedua belah pihak. Salah satunya kerja sama bidang ekonomi di mana NTB adalah daerah pemasok daging sapi ke Jawa Barat. (Bisma Rizal/bus)