Sabtu, 18 Agustus 2018 | 23:26 WIB
MUI: Khatib Salat Idulfitri Tak Ceramah Berbau Politik
Rabu, 13 Juni 2018 | 14:08 WIB
-

Skalanews - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan para khatib Salat Idulfitri tak memberikan ceramah yang bermuatan politik.

"Jauhi tema khotbah yang bernuansa politik praktis," tegas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/6).

"Jangan jadikan khotbah sebagai ajang kampanye politik praktis yang bisa menimbulkan perpecahan umat Islam," imbuhnya lagi.

Khatib dalam setiap ceramah harusnya menekankan peningkatan keimanan dan ketakwaan, persaudaraan dan kedamaian terhadap jamaah. Selain itu, soal bahaya terorisme, narkoba, minuman keras, dan LGBT harusnya juga sering disinggung.

"Saat ini kita jadikan sebagai momen memanjatkan doa untuk seluruh umat Islam dalam dan luar negeri. Terutama teman-teman kita di Palestina, Rohingya, Kashmir, Syiria," paparnya.

Pada kesempatan ini MUI juga meminta agar proses demokrasi tak menjadi perpecahan antar umat.

"Perbedaan jangan sampai menjadi penyebab permusuhan. Kita anggap perbedaan politik suatu yang biasa-biasa saja," tutupnya. (Frida Astuti/bus)