Kamis, 13 Desember 2018 | 06:22 WIB
Kemnaker Siap Dukung Delegasi Indonesia di Kompetisi Skills Dunia
Jumat, 7 Desember 2018 | 01:17 WIB
M. Hanif Dhakiri menerima delegasi Indonesia diajang WSA 2018 - [biro humas kemnaker]

Skalanews - Menteri Ketenagakerjaan RI, M Hanif Dhakiri mengungkapkan siap mendukung partisipasi delegasi Indonesia dalam setiap  kompetisi vokasi (keahliaan) tingkat Asia maupun dunia.

Hal tersebut disampaikan Menaker Hanif saat menerima anak-anak muda Indonesia berprestasi, competitor World Skills Asia (WSA) 2018 di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (6/12).

Seperti diketahui, Delegasi Indonesia berhasil menjadi Juara Umum World Skills Asia (WSA) 2018 dengan raihan 6 emas dan 3 perak. Dalam WSA yang diselenggarakan di Abu Dhabi ini sebanyak 19 Negara ikut serta baik dari negara di Asia maupun undangan yang berasal dari benua Afrika, Eropa dan Amerika.

"Selamat dan terimakasih atas usaha dan kerja keras dalam memperoleh juara umum dalam WSA, membuat merah putih berkibar di Abu Dhabi," ujar Hanif.

Menurut Menaker, pemerintah terus berupaya menggenjot pelatihan vokasi, keberhasilan anak-anak muda di kompetisi skills vokasi di tingkat internasional membuktikan bahwa Indonesia memiliki kualitas tenaga kerja yang bagus.



Keikutsertaan Indonesia dalam berbagai kegiatan kompetisi ini mendukung pengembangan SDM khususnya tenaga kerja muda, khususnya di Indonesia untuk mencapai kompetensi sesuai dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar kerja global.

"Sebagian besar peserta yang berlaga di World Skills Asia merupakan peserta yang telah dibina dan ditempa di ASEAN Skills Competition sehingga secara keahlian dan mental mereka lebih kuat," ujar Menaker Hanif.

Menaker menjelaskan pemerintah memberikan apresiasi kepada pemuda pemudi yang berprestasi, sehingga masa depan anak-anak kita yang punya prestasi ini bisa lebih jelas.

"Saya sudah bertemu dengan Menpan RB. Saya meminta juara-juara ASC dan WSA ini bisa diberikan kesempatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN)," kata Hanif.

"Kita juga berharap mereka-mereka yang berprestasi ini bisa menularkan prestasi dan keahliannya kepada masyarakat luas ketika menjadi instruktur di Balai Latihan Kerja," terang Hanif.

Menaker menjelaskan, 9 dari 10 kompetitor (peserta) yang berlaga di WSA 2018 merupakan jebolan dari ASEAN Skills Competition 2018 di Bangkok. Salah satunya adalah Isnaeni Wulandari yang berlaga di kejuruan Fashion Technology.

Pemudi asal Solo, Jawa Tengah, yang  berhasil memperoleh emas pada ASC dan WSA 2018, mengucapkan terima kasih kepada Kemnaker atas dukungannya dalam ASC 2018 sehingga memiliki dasar dalam bertarung di WSA.

"Semoga di ASC 2020 mendatang di Singapura kita bisa mendapatkan emas lebih banyak, dan juga lebih banyak kejuruan yang ikut," tegasnya. (deddi bayu/bus/*)