Rabu, 22 Mei 2019 | 13:49 WIB
Menaker Apresiasi Hubungan Industrial PT Sido Muncul
Rabu, 20 Maret 2019 | 17:01 WIB
Menaker Apresiasi Hubungan Industrial PT Sido Muncul - [dok.kemnaker]

Skalanews - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengapresiasi hubungan industrial dan semua hal yang berkaitan dengan ketenagakerjaan di PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

"Hubungan industrial dan semua hal terkait ketenagakerjaan kondisinya bagus, tentu kita terus mendorong agar ini bisa terus dijaga serta ditingkatkan," kata Menaker usai melakukan kunjungan kerja di pabrik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Kabupaten Semarang, Rabu (20/3).

Menaker senang karena PT Sido Muncul juga telah memberikan pelatihan-pelatihan kepada para pekerjanya saat akan menerapkan otomatisasi atau penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin yang secara otomatis melakukan serta mengatur pekerjaan.

Berbagai bentuk pelatihan itu, kata Menaker, juga bisa meningkatkan kompetensi dan keterampilan para pekerja.

"Kami berharap perusahaan-perusahaan lain kedepan bisa bekerja sama dengan pemerintah terutama dalam investasi sumber daya manusia," ujarnya.

Menaker mengusulkan agar pemerintah memberikan insentif pajak bagi perusahaan-perusahaan yang melakukan investasi sumber daya manusia secara berlipat.

"Hal itu penting agar para pengusaha bersemangat dalam melakukan investasi sumber daya manusia," katanya.

Sementara itu, Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat mengungkapkan bahwa para pekerja merupakan aset dan mitra kerja yang harus dihargai.

"Pokoknya saya ikuti semua aturan pemerintah dan hasilnya malah bagus, mendapat kepercayaan dari karyawan," ujarnya.

Menurut dia, membangun kepercayaan di bidang industri itu harus dimulai dari kalangan sendiri, dalam hal ini adalah karyawan.

"Bagi saya karyawan itu sangat penting karena yang dibutuhkan adalah komitmen mereka, yang harus dimulai dari pengusahanya dulu," kata Irwan.

Dalam kunjungan kerjanya di pabrik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Menaker sempat meninjau laboratorium dan bagian produksi cairan obat dalam, serta melakukan penanaman pohon di areal pabrik.(ant/dbs)