Minggu, 21 Juli 2019 | 05:35 WIB
Wapres JK Bertemu Wakil PM Malaysia Bahas Kerja Sama Ekonomi
Kamis, 16 Mei 2019 | 01:15 WIB
-

Skalanews - Wakil Presiden Jusuf Kalla melakukan pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail membahas kerja sama bidang ekonomi, yakni tentang minyak sawit.

"Kita membicarakan antara lain tentang sikap bersama mengenai sawit, 'CPO', dengan Eropa," kata JK usai pertemuan dengan Wan Azizah di Hotel Beau Rivage, Jenewa, Swiss pada Rabu (15/5).

Pertemuan keduanya berlangsung selama sekitar 30 menit.

Menurut Wapres, kedua negara berkehendak untuk memajukan masalah ekspor kelapa sawit dari Indonesia dan Malaysia ke World Trade Organization (WTO).

JK menjelaskan komoditas minyak sawit adalah produk yang penting bagi kedua negara.

Selain mengenai bidang ekonomi, Wapres JK dan Wakil PM Malaysia membahas tentang keberhasilan proses Pemilu 2019.

"Saya berterima kasih karena Malaysia mendukung membantu pelaksana Pemilu kemarin karena di Malaysia itu hampir 1,5 juta orang WNI," ungkap Wapres.

Sejumlah pejabat yang mendampingi Wapres dalam pertemuan itu yakni Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, dan Perwakilan Tetap RI untuk PBB Hasan Kleib.

Wan Azizah pada awal pertemuan juga menyampaikan ucapan selamat atas ulang tahun ke-77 Wapres JK.

"Selamat, semoga diberi kesehatan, diberi keselamatan dan kebahagiaan," demikian Wan Azizah.

Sebelumnya saat penerbangan dari Bandara Hamad, Doha, Qatar menuju Bandara Cointrin, Jenewa, Wapres JK menumpang pesawat yang sama dengan Wakil PM Malaysia.

Selain itu, tempat bermalam Wakil PM Malaysia dengan Wapres JK di Jenewa pun menginap di hotel yang sama yakni Hotel Beau Rivage.

Usai pertemuan, agenda Wapres yakni menuju Istana Elysee di Paris, Prancis untuk menghadiri acara "The Christchurch Call to Action" membahas tragedi terorisme belakangan ini.

Wapres di Jenewa, Swiss juga akan menghadiri Forum Acuan Global mengenai Pengurangan Risiko Bencana atau "Global Platform on Disaster Risk Reduction 2019".(ant/dbs)