Senin, 26 Agustus 2019 | 07:31 WIB
Irjen Antam Dinilai Layak Jadi Pimpinan KPK
Selasa, 13 Agustus 2019 | 23:36 WIB
Ketua Presidium IPW Neta S Pane - [Skalanews)

Skalanews -Salah satu perwira aktif Polri yang sejauh ini lolos tahapan seleksi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Wakil Kepala Badan Reaerse dan kriminal Mabes Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Antam Novambar.

Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai, lolosnya alumni Akademi Polisi (Akpol) tahun 1985 ini sekaligus membantah tudingan soal dugaan Antam yang pernah melakukan intimidasi terhadap eks Direktur Penyidikan KPK, Endang Tarsa.

Terlebih lagi disebut Neta, sejauh ini belum ada pengaduan ataupun sekedar klarifikasi terkait tuduhan intimidasi tersebut.

"Artinya sepanjang belum ada pengaduan, dan belum ada proses hukum, tudingan itu hanya sekadar isu yang tidak perlu ditanggapi," kata Neta kepada wartawan, Selasa (13/8).

IPW sendiri berharap, pada tahapan seleksi berikutnya Pansel KPK bisa menyaring secara ketat capim yang tersisa, termasuk bisa meloloskan anggota Polri.

Sehingga ke depan ada dua Pati Polri yang bisa menjadi pimpinan KPK agar nantinya lembaga antirasuah itu memiliki pemimpin yang tegas dan tidak takut pada bawahan.

Untuk diketahui, perhatian Antam dalam pemberantasan praktik korupsi sudah dimulai saat dirinya menjadi Kapolres Ketapang, Kalimantan Barat pada 2005. Antam dinilai mampu menghapus praktik pungutan liar (pungli). Selama 33 tahun berkarir, aktivitas Antam di Polri didominasi kegiatan di bidang reserse.

Meski berpangkat Irjen, ia diklaim jarang terlihat menggunakan fasilitas kedinasan. Bahkan Pati Polri ini sering terlihat menggunakan sepeda motor pribadi ke kantornya di Bareskrim Polri tanpa pengawalan dan ajudan.

Diberitakan sebelumnya ada 40 nama yang berhasil lolos seleksi tahap psikologis. Dari nama-nama yang lolos itu, enam di antaranya wakil dari institusi Polri. (Frida Astuti/Bus)