Senin, 23 September 2019 | 12:03 WIB
Jabatan Jaksa Agung Bukan dari Parpol, Prasetyo: Kenapa Baru Dipersoalkan
Jumat, 16 Agustus 2019 | 17:01 WIB
Jaksa Agung HM Prasetyo. - [Deni Hardimansyah/skalanews]

Skalanews - Jaksa Agung HM Prasetyo menyikapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal jabatan Jaksa Agung di periode pemerintahan 2019-2024 bukan berasal dari partai politik (parpol).

Prasetyo mengaku heran mengapa posisinya kini menjadi persoalan. Dirinya mengaku bukan lagi kader parpol sejak ditunjuk Jokowi sebagai Jaksa Agung.

"Ini kembali perlu dipertanyakan, kenapa baru sekarang dipersoalkan. Semua jaksa agung yang ada selama ini tentunya, bahkan anggota parpol, saya sendiri bahkan sudah dinonaktifkan dari parpol," cetus Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (16/8).

Menurut Prasetyo, latar belakang seharusnya tidak menjadi masalah selama seorang yang dipilih menjadi Jaksa Agung dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Prasetyo lalu menyinggung parpol tertentu yang juga pernah merekrut seseorang untuk menduduki jabatan Jaksa Agung secara diam-diam.

"Selama ini kita tidak tahu kalau Jaksa Agung sebelumnya kan. Ada juga mungkin yang diam-diam direkrut oleh parpol tertentu," bebernya.

Selama hampir lima tahun menjabat Jaksa Agung, Prasetyo mengaku Jokowi tidak pernah menegur dan kecewa atas kinerjanya memimpin Korps Adhyaksa.

"Saya tidak pernah ditegur, tidak pernah ada kekecewaan presiden. Orang semua melihat apa yang saya lakukan, enggak ada masalah. Bahwa selama saya menjabat Jaksa Agung semua orang bisa melihat," pungkasnya. (Frida Astuti/Bus)