Sabtu, 18 Januari 2020 | 02:41 WIB
Media Asing Diminta Objektif saat Beritakan Papua
Senin, 19 Agustus 2019 | 21:12 WIB
ahmad ali - ist

Skalanews - Ketua Fraksi Partai NasDem Ahmad Ali menyesalkan pemberitaan sejumlah media asing yang cenderung membangun narasi, bahwa kerusuhan yang saat ini terjadi di Papua Barat merupakan efek dari kebijakan rasis Indonesia.

Ahmad Ali meminta media asing memberitakan situasi di Papua secara objektif dan sesuai fakta sesungguhnya yang terjadi di lapangan.

"Sangat disesalkan, banyak media asing seperti DW Jerman, menggoreng isu kemarahan warga Papua atas perbuatan oknum, sebagai reaksi sebagai kebijakan rasis Indonesia," tegas Ali kepada wartawan, Senin (19/8).

Media asing, sambung Ahmad Ali, harusnya bisa memposisikan dan menyajikan fakta secara objektif, bukan malah membangun narasi yang merusak citra Indonesia dalam dunia internasional.

"Lima tahun terakhir, transformasi besar dilakukan di Papua, mulai dari otonomi khusus, infrastruktur, energi, dan apresiasi kebudayaan, sungguh fokus dilakukan oleh Presiden Jokowi. Jadi kalau ada narasi kebijakan rasisme, sungguh sangat disayangkan," sambungnya.

Ahmad Ali menilai, pemerintah hingga saat ini sudah memberikan sentuhan yang terbaik di Papua untuk menciptakan kesejajaran antara Papua dengan daerah lain.

"Yang pertama dilakukan pak Jokowi yang sangat urgent adalah BBM satu Harga, divestasi Freeport dengan pelibatan saham daerah, pembangunan infrastruktur. Stadion megah dan akan sebentar lagi melaksanakan Pekan Olah Raga Nasional (PON). Lalu pada bagian mana kebijakan negara yang dianggap bersifat rasis," pungkasnya. (Frida Astuti/Bus)