Senin, 9 Desember 2019 | 06:34 WIB
Kemnaker - Ruangguru Kembangkan Pelatihan Kerja Berbasis Online
Sabtu, 23 November 2019 | 08:22 WIB
Ida Fauziyah menerima audiensi pendiri Ruangguru Belva Devara di Kemnaker, Jumat (22/11) - [biro humas kemnaker]

Skalanews - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengapresiasi program pelatihan berbasis dalam jaringan (daring/online) yang telah dijalankan oleh Ruangguru saat ini.

Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi pendiri Ruangguru Belva Devara dan Iman Usman, di Ruang Situasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Jumat (22/11).

Ida menyampaikan saat ini pemerintah membutuhkan pelatihan yang efektif dan tentunya berbasis online di tengah percepatan teknologi saat ini, guna nantinya mempercepat "Link and Match" dengan dunia industri ke depannya.

"Saat ini yang diperlukan ialah membuat konten modul pelatihan berbasis online yang nantinya bisa diterapkan di BLK baik untuk pelatihan soft maupun hard skillnya, guna menciptakan efisiensi belajar ke depannya," ujar Ida.



Menurutnya, sesuai arahan Presiden, Pemerintah perlu untuk mengajak "kelompok-kelompok luar" baik itu perusahaan platform digital untuk dapat bekerja sama dan berkontribusi bersama dengan Pemerintah, yang tak lain ditujukan guna mewujudkan SDM unggul di Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Binalattas Surya Lukita mengatakan bahwa Kemnaker pada tahun ini telah melakukan kerja sama berupa Pilot Project dengan Ruangguru yakni berupa pembuatan konten digital untuk program pelatihan online di bidang Industry Otomation dan Fashion Designer.

"Di tahun ini juga kami telah menjalin kerja sama untuk melakukan Training of Trainer (ToT) bekerja sama dengan Ruangguru terkait pelatihan kepada 400 Instruktur, yang nantinya mereka akan memberikan pelatihan Soft Skill secara online kepada Siswa/I BLK," ungkap Surya.

Melalui pelatihan softskill yang dilakukan secara online ini Siswa/i BLK ini akan mendapatkan pelatihan untuk membuat CV, simulasi wawancara kerja, dan lain sebagainya dengan harapan akan membantu mereka untuk mencari pekerjaan.

"Di tahun depan kita juga akan memasifkan pelatihan kerja berbasis online ini. Seperti Pelatihan Bahasa, bisa pelatihan Bahasa Jepang, Inggris, dan lain sebagainya. Kita akan terus perkuat self defense capacity SDM Indonesia yaitu dengan peningkatan skill," tutup Surya. (deddi bayu/bus/*)