Senin, 16 Desember 2019 | 09:14 WIB
Pemerintah Berupaya Bebaskan 3 WNI yang Disandera Kelompok Abu Sayyaf
Sabtu, 30 November 2019 | 18:19 WIB
-

Skalanews - Menko Polhukam, Mahfud MD mengatkaan, Pemerintah masih mengupayakan pembebasan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok pemberontak Filipina, Abu Sayyaf di Mindanao sejak 24 September 2019.

Ketiga yang disandera, yakni Maharudin Lunani (48), Muhammad Farhan (27) dan Samiun Maneu (27).

"Jadi Abu Sayyaf itu menyadera orang Indonesia di negara orang lain, oleh karena itu penyelesaiannya dilakukan harus antarpemerintah. Kalau mau menyelesaiakn sendiri ya bisa, tapi sesuai hukum internasional itu kan dilarang," kata Mahfud kepada media ini sesaat setelah menggelar pertemuan dengan kader HMI dan Pengurus KAHMI Cabang Jayapura, Sabtu (30/11).

Diakui Mahfud, pemerintah saat ini tengah melakukan negosiasi. Negosiasi yang dilakukan untuk kepentingan jangka panjang.

"Kita sedang nelakukan nego-nego, dan mudah -mudahan ada titik terang yang baik, tetapi jelas tindakan Abu Sayyaf itu perlu penyelesaian jangka panjang, bukan kasus per kasus," ucapnya.

Sebelumnya, kelompok pemberontak Abu Sayyaf kembali menyandera tiga orang WNI. Para pelaku meminta tebusan sebesar Rp8 miliar untuk kebebasan 3 WNI ini. (Frida Astuti/Bus)