Kamis, 23 Januari 2020 | 10:25 WIB
Generasi Milenial Didorong untuk Berpikir dan Berkarya yang Out of The Box
Sabtu, 14 Desember 2019 | 18:39 WIB
Ahmad Sahroni di Acara Milenial Fest - ist

Skalanews - Pengusaha muda Ahmad Sahroni mendorong generasi milenial untuk berani mengeksplorasi diri melahirkan pemikiran dan karya-karya yang out of the box.

Dorongan itu disampaikan politisi Nasdem yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Hukum DPR tersebut sebagai salah satu pembicara dalam acara Milenial Fest yang digelar di Balai Sarbini, Sabtu (14/12).

Acara ini juga menghadirkan tokoh-tokoh lain seperti Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Pariwisata Wishnu Tama, dan sejumlah nara sumber inspiratif lainnya.

"Kalau kalian hanya berpatok pada hal-hal yang sifatnya monoton dan rutinistas, kalian akan dilindas oleh zaman," kata Sahroni di hadapan ribuan milenials yang menghadiri acara tersebut.

Sahroni lantas memberi contoh begitu banyak keajaiban yang terjadi dalam hidupnya dikarenakan selalu berpikir out of the box dalam upayanya meraih kesuksesan dalam hidup.

"Apa yang saya miliki saat ini tak lepas dari bagaimana orang lain melihat dan menilai apa yang saya lakukan untuk diri saya sendiri maupun kepentingan orang banyak," ceritanya.

Namun, jauh sebelum kesuksesan itu digenggamnya, Sahroni mengisahkan karirnya yang berawal sebagai seorang sopir dan kemudian bertransformasi menjadi pengusaha sukses tak lepas dari bagaimana ia membentuk dirinya sebagai individu yang memiliki karakter pekerja keras serta selalu ingin berbeda dari orang lain dalam hal-hal positif.

"Sebagai sopir saya mendengar dan mencerna omongan bos saya ketika menelepon klien-kliennya. Ilmu itu kemudian saya pakai dan modifikasi ketika memutuskan terjun ke dunia bisnis," kisahnya.

"Yang mau saya sampaikan kepada kalian, jangan puas dengan rutinitas pekerjaan yang saat ini kalian miliki. Teruslah belajar hal-hal lain yang pada suatu saat bisa bermanfaat untuk mengembangkan diri kalian," ajaknya.

Sahroni juga berpesan agar para generasi milenial menanamkan kejujuran dan keihlasan, disamping kerja keras dalam menggapai mimpi-mimpi mereka. Hal tersebut menurut Sahroni sangat penting karena tanpa kejujuran dan keihlasan, kerja keras tidak akan membuahkan hasil yang bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain. (Frida Astuti/Bus)