Selasa, 18 Februari 2020 | 07:56 WIB
Erick Sebut Kondisi Jiwasraya Sakit dan Kesulitan
Rabu, 29 Januari 2020 | 17:29 WIB
-

Skalanews - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyebut kondisi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) saat ini sangat sakit dan kesulitan.

Perusahaan tersebut kini memiliki kewajiban pembayaran klaim kepada pemegang polis sebesar Rp16 triliun dan juga memiliki kekurangan solvabilitas sebesar Rp28 triliun.

"Kondisi Jiwasraya saat ini tentu sangat sakit dan kesulitan, yang memiliki kewajiban pembayaran klaim kepada pemegang polis sebesar Rp16 triliun dan saat ini Jiwasraya memiliki kekurangan solvabilitas sebesar Rp28 triliun," kata Erick di Ruang Rapat Komisi VI DPR, Jakarta, Rabu (29/1).

Disambung Erick, pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Kemenkeu, OJK dan lembaga terkait lainnya untuk menemukan cara terbaik menyelamatkan Jiwasraya.

"Kami terus upayakan kerja profesional dan transparan, karena itu salah satunya step awal mengalirnya dana adalah dengan pembentukan holding asuransi dan penjaminan yang akan memainkan peran penting dalam skema yang nantinya diajukan pemerintah," paparnya.

Selain itu, koordinasi dengan Kejaksaan Agung juga terus dilakukan terkait pemulihan aset dari korupsi di Jiwasraya tersebut.

"Kami koordinasi dengan Kejagung, bagaimana kami juga, mungkin ini sesuatu yang tidak mudah tetapi recovery aset. Hal yang penting sekali dari pihak Kejagung sudah bicara beberapa kali bagaimana ada juga harta-harta yang disita seperti sertifikat tanah yang jumlahnya hampir 1400 sertifikat," pungkasnya. (Frida Astuti/Bus)