Selasa, 23 Oktober 2018 | 23:49 WIB
Politik
Ketua DPR: RUU Penyiaran Gunakan Sistem Hybrid Multiplexing
Selasa, 13 Februari 2018 | 21:34 WIB
Ketua DPR: RUU Penyiaran Gunakan Sistem Hybrid Multiplexing - [ist]

Skalanews - DPR dan pemerintah akhirnya sepakat sistem Hybrid Multiplexing akan dipakai dalam RUU Penyiaran.

Kesepakatan itu muncul usai adanya pertemuan informal yang diadakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo bersama Menkominfo Rudiantara dan para pimpinan Fraksi di gedung DPR, Selasa (13/2).

"Saya kira kita perlu mencari jalan keluarnya, sehingga RUU Penyiaran bisa segera diselesaikan dengan bijaksana," kata Bambang Soesatyo dalam pertemuan tersebut.

Diketahui RUU Penyiaran sebelumnya masih terhambat pembahasan antara penggunaan sistem Single Mux dan Multi Mux.

Oleh itu Sistem Hybrid Multiplexing dipakai karena merupakan campuran antara sistem Single Mux dan Multi Mux. Dengan sistem ini, berbagai kebaikan yang ada di sistem Single Mux dan Multi Mux akan diambil dan dikombinasi.

"Dengan demikian dapat memenuhi rasa keadilan bagi semua pihak, negara maupun para pelaku usaha industri penyiaran sama-sama diuntungkan," sambungnya.

RUU Penyiaran sendiri, sambung Bambang Soesatyo sebagai inisiatif DPR akan dibahas pada masa sidang berikutnya. Hal ini mengingat besok sudah penutupan masa sidang DPR.

"Insya Allah sudah tidak ada pembahasan yang terlalu rumit. Dengan menjalin komunikasi secara rutin, semua bisa diselesaikan dan dicari jalan keluarnya," pungkasnya.

Menkominfo Rudiantara sendiri menyambut baik adanya usulan Sistem Hybrid Multiplexing. Dirinya berharap agar RUU Penyiaran segera bisa diselesaikan.(Frida Astuti/dbs)