Sabtu, 15 Desember 2018 | 02:20 WIB
Politik
KPK Diminta Kaji Potensi Korupsi dalam Pilkada Langsung
Selasa, 13 Maret 2018 | 09:18 WIB
-

Skalanews - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat membuat kajian tentang potensi korupsi dalam pelaksanaan Pilkada langsung.

Bamsoet, begitu sapaanya, mengaku prihatin dengan banyaknya kepala daerah ditangkap sebagai dampak dari sistem Pilkada langsung yang penuh dengan politik transaksional.

"Kami di DPR banyak menerima masukan dan laporan tentang sistem pilkada langsung yang telah banyak memakan korban. Saya berharap KPK bisa membuat kajian tentang Pilkada langsung dan dampaknya terhadap korupsi maupun kondisi sosial bangsa," kata Bamoset saat menghadiri Penyampaian Laporan Tahunan KPK 2017 dan Kegiatan KPK Mendengar di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/3).

"Apakah memang Pilkada langsung lebih banyak manfaatnya bagi bangsa ini atau sebaliknya. Lebih banyak mudharat daripada manfaatnya. Kita tak boleh takut dan malu dalam memperbaiki sistem yang ada," sambungnya

Disebut Bamsoet, banyak pihak menilai penerapan Pilkada melalui DPRD akan mempersempit ruang korupsi. Sistem ini diyakini juga akan mempermudah KPK dalam melakukan pengawasan. Terlebih bila KPK lebih mengedepankan tindakan pencegahan dibanding penindakan.

"Saya rasa KPK akan mudah mengawasi pemilihan Pilkada melalui DPRD. Kita tidak ingin bangsa ini terus berkubang dalam lingkaran korupsi. Sistemnya harus diperbaiki dengan meningkatkan tindakan pencegahan dan pengawasan," sambungnya.

Dengan meningkatkan tindakan pencegahan dan pengawasan, KPK menurut Bamsoet di masa mendatang akan semakin dipercaya publik, serta dapat meninggalkan legacy yang besar bagi bangsa dan negara.

"KPK harus terus meningkatkan profesionalitas dan transparansi, berdasarkan sistem dan standar yang baku, serta ditopang manajemen dengan kaidah good governance," terangnya

Politisi Golkar ini memastikan DPR akan terus mendukung keberadaan KPK agar bisa bekerja secara profesional. Apalagi dengan modus korupsi yang lebih canggih serta semakin masif, diyakinkan Bamsoet DPR akan selalu mendukung penguatan KPK, baik dari segi legislasi maupun anggaran.

"Komitmen saya sebagai Ketua DPR RI, saya ingin KPK semakin kuat dan profesional. Pekerjaan KPK belum selesai," pungkasnya. (Frida Astuti/bus)