Selasa, 25 Juni 2019 | 05:23 WIB
Politik
Isu Kampanye Didominasi Sensasi Dibanding Substansi
Sabtu, 17 November 2018 | 17:38 WIB
-

Skalanews - Peneliti Lingkar Survei Indonesia (LSI) Adjie Alfarabie menyebut 1,5 bulan berlangsungnya masa kampanye Pemilu 2019, hanya didominasi oleh isu-isu sensasi saja.

"Kalau kita lihat kampanye 1,5 bulan terakhir, kampanye saat ini lebih banyak noise daripada voice-nya ya. Jadi lebih banyak sensasi dibanding substansi," kata Adjie dalam diskusi bertema 'Narasi Gaduh, Politik Kisruh' di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11).

Disambung Adjie, isu yang sifatnya sensasional memang digulirkan untuk meningkatkan popularitas masing-masing kandidat.

"Kita punya di kantor LSI ada situation room yang memantau media monitoring atau social monitoring dan 1,5 bulan berjalan yang menjadi top isu adalah isu-isu yang sensasional," paparnya

Isu sensasional yang menonjol seperti penyebaran informasi hoaks Ratna Sarumpaet, pernyatan Prabowo Subianto soal 'Tampang Boyolali', lalu pernyataan Joko Widodo soal 'Politik Sontoloyo'.

"Sebetulnya isu-isu ini kan akhirnya kalau menurut saya hanya akan menjadi isu yang memicu naiknya loyalitas masing-masing. Artinya pemilih Jokowi akan semakin loyal memilih Pak Jokowi, begitupun sebaliknya ya," tutupnya. (Frida Astuti/bus)